Aku bingung menghadapi Negara tanah
kelahiranku
Merasa abai telah dirundung masalah
kocar-kacir
Hanya berpikir tanpa ada daya
gebrak nan lihai
Tanpa melihat bahwa kita ini
terseok dari Negara tetangga
Baru saja bom meledak di ibukota
negaraku
Meluluh-lantahkan seisi medan pengeboman
Merunggut nyawa mereka yang tak
berdosa
Pun menguras lagi kekayaan Negara
Masalah apa yang sebenarnya tejadi?
Rasanya baru saja kemarinnya lagi
aku menyaksikan hal sepadan
Tentu ini aksi bukan dari pihak
abdi Negara
Melainkan mereka yang goblok dan
digoblokkan
Seakan suram hati mereka
Terpikir bahwa kematian ini akan
terbalas surga
Aku bingung mati seakan dicari
dengan mudah
Mudah saja mereka berpikir telah
dijanji surga
Hanya dengan mati yang katanya
jihad itu
Padahal hanya salah kaprah yang tak
teridentifikasi
Boleh aku mengatakan mereka itu
ortodoks
Sebab mereka tak penuh dalam
belajar ilmu agama
Memahami agama hanya sepintas yang
mereka tahu
Tanpa adanya pengulangan hingga
gamblang
Helwan, 3 Mei 2009
